Skip navigation

Postingan ini diambil dari Websitenya Banyuwangi,sekalian Q promosiin Kota kelahiran Q tercinta ini…

Kami mengundang Anda untuk melihat misteri daya tarik wisata yang masih tersembunyi, kami sambut kedatangan Anda dengan tangan terbuka, ramah dan tulus.
Banyuwangi merupakan kabupaten yang terletak di ujung paling timur propinsi Jawa Timur. Secara geografis, Banyuwangi terletak pada koordinat 7° 45’ 15” – 80° 43’ 2” Lintang Selatan dan 113° 38’ 10” Bujur Timur. Karena posisi yang demikian ini, Banyuwangi memiliki keragaman pemandangan alam, kekayaan seni dan budaya, dan adat tradisi.
Pesona alam yang indah tersebar dari wilayah utara sampai selatan, dari wilayah barat sampai timur. Gunung, hutan dan pantai memberi corak masing-masing wilayah. Seperti Kawah Ijen yang berada di wilayah utara, yang terkenal dengan keindahan kawah danaunya, penambang tradisional belerang yang menaiki dan menuruni kawah serta bukit Gunung Merapi, dan perkebunan yang melingkupi lereng gunung dimana Kawah Ijen berada. Di sebelah Selatan, Taman Nasional Alas Purwo dengan pantai, hutan dan binatang liarnya serta Taman Nasional Meru Betiri dimana binatang langka seperti Harimau Jawa dan penyu tinggal dan menandai tanah Banyuwangi. Tempat-tempat tersebut merupakan sentral Wilayah Pengembangan Pariwisata (WPP), yang disebut dengan “Segitiga Berlian” yang menghubungkan tempat-tempat pariwisata satu dengan lainnya di Banyuwangi.
Banyuwangi juga memiliki keanekaragaman seni dan budaya, adat tradisi. Salah sate kesenian khas Banyuwangi adalah “Gandrung”, yaitu tarian untuk menyambut para tamu. Tarian ini khas, yang akhirnya dijadikan maskot pariwisata Banyuwangi. Selain itu, seblang, kuntulan, damarwulan, angklung, barong, kendang kempul, jaranan dan kesenian lain yang rnerupakan kesenian khas daerah dapat disaksikan di sini. Adat tradisi yang khas biasanya diadakan setiap tahun. Adat tradisi tersebut misalnya petik laut, metik (padi/kopi), Rebo wekasan, Kebo-keboan, ruwatan, tumplek punjen, gredoan, endog-endogan dan lain sebagainya. Adat tradisi tersebut, yang ditampilkan dalam waktu tertentu setahun, dikemas dalam Calendar of Events.
Kerajinan daerah dan makanan daerah yang merupakan hasil dari home industri juga tersebar di seluruh wilayah Banyuwangi. Beberapa produk dan tempat yang di dikunjungi diantaranya adalah batik tulis di Temenggungan dan Tampo (Cluring), kerajinan bambu Kecamatan Rogojampi dan Kalipuro, dan lain sebagainya.
Banyuwangi didiami oleh berbagai suku daerah. Using adalah suku asli Banyuwangi. Suku ini memiliki bahasa tersendiri. Suku Jawa merupakan rnayoritas yang mendiami Banyuwangi. Disamping itu, suku Madura, Bali, dan Banjar juga ada.

Advertisement

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.